Minggu, 05 November 2017

Pembaca dan Pendengar Al Quran Mempunyai Keutamaan Tersendiri

Dari Abu Hurairoh Radhiyallahu, baginda Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa mendengar satu ayat dari kitab Allah, maka akan ditulis baginya satu kebaikan yang dilipatgandakan. Barangsiapa membacanya, maka baginya nur pada hari kiamat." (H.R.Ahmad)

Faidah
Meskipun para muhaditsin mempermasalahkan sanad hadits diatas, namun dari segi isinya hadits tersebut banyak didukung oleh riwayat-riwayat lain nya yang menyatakan bahwa mendengar tilawat Al Quran berpahala sangat besar. Bahkan ada yang mau menyebut kan bahwa mendengar nya lebih baik dari membaca nya. Ibnu Mas'ud Radhiyallahu 'anhu berkata, "Suatu ketika, Baginda Rasulullah saw. duduk diatas mimbar, beliau bersabda,'Bacakanlah Al Quran untukku. Saya menjawab, Ya Rasulullah, bukankah Al quran diturunkan atas Engkau. Mengapa saya yang membaca nya untuk engkau?'beliau bersabda, 'Hati ku ingin mendengar nya,' Lalu Ibnu Mas'ud Radhiyallahu 'anhu membacakannya pada Baginda Rasulullah saw, dan terlihat air mata beliau berlinang linang.
      Suatu ketika, Salim Radhiyallahu 'anhu, hamba sahaya yang telah dimerdekakan oleh Abi Hudzaifah Radhiyallahu 'anhu, membaca Al quran dan Baginda Rasulullah saw berdiri lama disampingnya mendengarkan bacaannya. Beliau juga pernah mendengarkan bacaan Al quran dari Abu Musa Al-Asy'ari Radhiyallahu 'anhu dan memuji bacaannya.

Rabu, 31 Mei 2017

Fadhilah Ramadhan

HADITS KE 4 TENTANGS FADHILA (KEUNTUNGAN) RAMADHAN
     
Dari Ubadah bin Shamit r.a. sesungguhnya pada suatu hari ketika Ramadhan hampir tiba Rasulullah saw. bersabda.  Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, dimana Allah melimpahkan keberkahan, menurunkan rahmat dan mengampuni dosa-dosamu, menerima doa-doa mu, melihat atas perlombaan kamu (dalam kebaikan) dan membanggakan kamu dihadapan para malaikat.  Maka tunjukkanlah kepada Allah swt. kebaikanmu.  Sesungguhnya, orang yang celaka adalah dia yang terhalang dari rahmat Allah pada bulan ini.” (Hr. Thabrani)
Penjelasan:                                                                                                                                                          Tanafis adalah semangat dalam mengerjakan sesuatu karena melihat yang lain, dan berlomba-lomba dalam usaha untuk mengerjakan sesuatu yang lebih baik daripada yang lain.  Penulis buku ini, yakni Maulana Muahammad Zakariya Al Kandhakawi rah. a.  merasa bahagia, karena dalam keluarga beliau pun selalu ada persaingan berlomba-lamba dalam kebaikan yang masing-masing memperlihatkan mutiara.  Beliau menulis hal ini bukanlah karena kebanggaan diri, namun untuk menceritakan karunia Allah pada wanita-wanita beliau walaupun beliau sendiri tidak mengerjakannya, karena kelemahannya.  Bagaimana tidak gembira bila melihat wanita-wanita di kalangan mereka itu saling berlomba dalam membaca Al-quran dan menjaga amalan itu.  Di sela-sela kesibukan mereka dalam mengurusi rumah tangga, mereka masih dapat membaca Al-Quran 15 sampai 20 juz setiap hari tanpa beban.    Semoga Allah swt. dengan rahmat-Nya menerima ini semua dan memberikan taufik kepada kita untuk  lebih menambah amalannya.
HADITS KE 5 TENTANG FADHILA RAMADHAN
       Dari Abu Sa’id al Khudri ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Setiap hari siang dan malam pada bula Ramadhan,  Allah Tabaroka wa ta’ala  membebaskan banyak sekali tahanan dari api neraka.  Dan bagi setiap orang Islam, setiap hari siang dan malam ada satu doanya yang didterima.”
Penjelasan:
       Banyak sekali riwayat yang menerangkan tentang diterimanya doa orang yang berpuasa.  Dalam sebahagian riwayat dinyatakan bahwa ketika saat berbuka puasa doa akan dikabulkan.  Namun saat ini kita begitu lalai, jangankan sempat untuk berdoa, membaca doa berbuka puasa saja tidak ingat lagi. Di bawa ini adalah doa untuk berbuka puasa yang terkenal.
“Allahumma laka sumtu wa bika amantu watawakkaltu wa’ala rizqika apartu.”                                 
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mua aku beriman, dan kepada-Mu aku bertawakkal  (berserah diri) dan aku berbukan dengan rezeki yang datang dari-Mu.”

Tulisan ini dikutip dari buku berjudul FADHAIL A’MAL (keuntungan beramal) karya Maulana Muhammad Zakariyya Al kandhalawi rah. a. Seorang ulam yang berasal dari India.

Selasa, 30 Mei 2017

HADITS TENTANG ORANG YANG MENDAPAT CELAKA

        Dari Ka’ab bin Ujrah r.a berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Mendekatlah kalian ke mimbar!” Lalu kamipun mendekati mimbar itu.  Ketika Rasulullah menaiki tangga mimbar yang pertama, beliau berkata,”Amin.”  Ketika beliau manaiki tangga yang kedaua, beliaupun berkata,”Amin.” Ketika beliau menaiki tangga yang ketiga, beliaupun berkata,”Amin.  Setelah Rasulullah saw. turun dari mimbar, kami pun berkata, “Ya Rasulullah, sungguh kami telah mendengar dari engkau pada hari ini, sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya. “Rasulullah saw. bersabda, “Ketika aku menaiki tangga yang pertama, Jibril muncul di hadapanku dan berkata,”Celakalah orang yang mendapati bulan Ramadhan yang penuh berkah, tetapi tidak memperoleh keampunan. Maka aku berkata, “Amin,” Ketika aku menaiki tangga yang kedua, Jibril berkata, “Celakalah orang yang apabila namamu disebutkan, dia tidak bersholawat ke atasmu. “Aku pun berkata, “Amin.” Ketika aku melangkah ke tangga yang ke tiga, Jibril berkata, “Celakalah orang yang mendapati ibu bapaknya yang telah tua, atau salah satu dari keduanya, tetapi keduanya tidak menyebabkan orang itu masuk surga.” Akupun berkata, “Amin.” (Hr. Hakim)

Senin, 29 Mei 2017

Keutamaan Ramadhan

KEUTAMAAN RAMADAHN


Dari Salman r.a. meriwayatkan, “Pada hari terakhir bulan Sya’ban, Rasulullah s.a.w berkhutbah kepada kami., “Wahai Manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang sarat dengan berkah, yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik (nilainya)dari seribu bulan.  Inilah bulan yang Allah tetapkan puasa di siang harinya sebagai fafdhu, dan shalat Tarawih di malam harinya sebagai sunnah.  Barangsiapa ingin mendekatkan dirinya kepada Allah di bulan ini dengan satu amalan sunnat, maka pahalanya seolah-olah dia melakukan amalan fardhu pada bulan-bulan yang lain.  Dan barangsiapa melakukan amalan fardhu pada bulan-bulan ini maka akan dibalas dengan pahala seolah-olah dia telah melakukan tujupuluh amalan fardhu pada bulan-bulan yang lain.

Rabu, 03 Mei 2017

Manfaat Sholat Tahjud

1. Dikabulkannya Doa-Doa
Manfaaat sholat tahjud yang pertama adalah dikabulkannya doa-doa.  Seperti yang telah kita ketahui, sholat tahjud adalah sholat yang dikerjakan waktu malam setelah kita tidur terlebi  dahulu karena arti sholat tahjud itu adalah bangun pada malam hari. Sholat tahjud itu paling afdol dikerjakan di sepertiga malam hingga waktu subuh.  Pada waktu itulah Allah kabulkan doa-doa para hamba-Nya. Sesuai dengan keterangan Nabi dalam sabdanya:

2.  Allah akan angkat derajat pelakunya ke tempat yang terpuji
Manfaat sholat tahjud yang ke dua adalah Allah akan angkat derajat para pelakunya ketempat yang terpuji

Sabtu, 29 April 2017

Mati masuk surga

Hidup ini sangat sebentar sekali, paling lama 60 sampai 70 tahun saja itupun kalau sampai.  Banyak diantara kita yang masih bayi saja sudah meninggal dunia. Ada yang masih kanak-kanak, ada yang sedang merambat remaja, mati. Ada yang baru menginjak dewasa mati. Ada yang sampai tua renta baru mati. Pokoknya kita semua akan mati semua tidak ada yang dikecualikan. Maka tak perlu kita takut dengan mati takutlah dengan pencipta hidup dan mati yakni Allah swt. Dan Persiapkan diri kita sendiri untuk mati yakni dengan iman dan amal soleh.

Kamis, 23 Maret 2017

HIDUP INI SEMENTARA

Segala puji milik Allah yang telah menciptaksn tujuh petala langit dan tuju petala bumi dalam 6 masa.
       Wahai mamusia ketahuilah olehmu bahwa kita hidup !dunia ini hanya sementara 60 atau 70 tahun saja itupun kalau sampai.  Banyak di antara kita di usia masih bayi telah meninggal dunia.  Dan kita tak dapat menghindari hal itu karena semua telah ditentukan oleh yang maha kuasa. Bila kematian itu telah datang tak dapat dimajukan sedetikpun atau dimundurkan sedetikpun. Oleh karena itu kita harus persiapkan diri kita untuk menghadapi kematian yang kita tidak tahu kapan datangnya. Maka kita harus senantiasa dalam posisi taat kepada  اللۃ  azzawajallah.
       Demikianlah tausiyah singkat ini kami sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin