Rabu, 31 Mei 2017

Fadhilah Ramadhan

HADITS KE 4 TENTANGS FADHILA (KEUNTUNGAN) RAMADHAN
     
Dari Ubadah bin Shamit r.a. sesungguhnya pada suatu hari ketika Ramadhan hampir tiba Rasulullah saw. bersabda.  Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, dimana Allah melimpahkan keberkahan, menurunkan rahmat dan mengampuni dosa-dosamu, menerima doa-doa mu, melihat atas perlombaan kamu (dalam kebaikan) dan membanggakan kamu dihadapan para malaikat.  Maka tunjukkanlah kepada Allah swt. kebaikanmu.  Sesungguhnya, orang yang celaka adalah dia yang terhalang dari rahmat Allah pada bulan ini.” (Hr. Thabrani)
Penjelasan:                                                                                                                                                          Tanafis adalah semangat dalam mengerjakan sesuatu karena melihat yang lain, dan berlomba-lomba dalam usaha untuk mengerjakan sesuatu yang lebih baik daripada yang lain.  Penulis buku ini, yakni Maulana Muahammad Zakariya Al Kandhakawi rah. a.  merasa bahagia, karena dalam keluarga beliau pun selalu ada persaingan berlomba-lamba dalam kebaikan yang masing-masing memperlihatkan mutiara.  Beliau menulis hal ini bukanlah karena kebanggaan diri, namun untuk menceritakan karunia Allah pada wanita-wanita beliau walaupun beliau sendiri tidak mengerjakannya, karena kelemahannya.  Bagaimana tidak gembira bila melihat wanita-wanita di kalangan mereka itu saling berlomba dalam membaca Al-quran dan menjaga amalan itu.  Di sela-sela kesibukan mereka dalam mengurusi rumah tangga, mereka masih dapat membaca Al-Quran 15 sampai 20 juz setiap hari tanpa beban.    Semoga Allah swt. dengan rahmat-Nya menerima ini semua dan memberikan taufik kepada kita untuk  lebih menambah amalannya.
HADITS KE 5 TENTANG FADHILA RAMADHAN
       Dari Abu Sa’id al Khudri ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Setiap hari siang dan malam pada bula Ramadhan,  Allah Tabaroka wa ta’ala  membebaskan banyak sekali tahanan dari api neraka.  Dan bagi setiap orang Islam, setiap hari siang dan malam ada satu doanya yang didterima.”
Penjelasan:
       Banyak sekali riwayat yang menerangkan tentang diterimanya doa orang yang berpuasa.  Dalam sebahagian riwayat dinyatakan bahwa ketika saat berbuka puasa doa akan dikabulkan.  Namun saat ini kita begitu lalai, jangankan sempat untuk berdoa, membaca doa berbuka puasa saja tidak ingat lagi. Di bawa ini adalah doa untuk berbuka puasa yang terkenal.
“Allahumma laka sumtu wa bika amantu watawakkaltu wa’ala rizqika apartu.”                                 
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mua aku beriman, dan kepada-Mu aku bertawakkal  (berserah diri) dan aku berbukan dengan rezeki yang datang dari-Mu.”

Tulisan ini dikutip dari buku berjudul FADHAIL A’MAL (keuntungan beramal) karya Maulana Muhammad Zakariyya Al kandhalawi rah. a. Seorang ulam yang berasal dari India.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar