Dari Ubadah bin Shamit r.a. sesungguhnya pada suatu hari ketika Ramadhan hampir tiba Rasulullah saw. bersabda. Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, dimana Allah melimpahkan keberkahan, menurunkan rahmat dan mengampuni dosa-dosamu, menerima doa-doa mu, melihat atas perlombaan kamu (dalam kebaikan) dan membanggakan kamu dihadapan para malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah swt. kebaikanmu. Sesungguhnya, orang yang celaka adalah dia yang terhalang dari rahmat Allah pada bulan ini.” (Hr. Thabrani)
Penjelasan:
Tanafis adalah semangat dalam mengerjakan
sesuatu karena melihat yang lain, dan berlomba-lomba dalam usaha untuk
mengerjakan sesuatu yang lebih baik daripada yang lain. Penulis buku ini, yakni Maulana Muahammad
Zakariya Al Kandhakawi rah. a. merasa
bahagia, karena dalam keluarga beliau pun selalu ada persaingan berlomba-lamba
dalam kebaikan yang masing-masing memperlihatkan mutiara. Beliau menulis hal ini bukanlah karena
kebanggaan diri, namun untuk menceritakan karunia Allah pada wanita-wanita
beliau walaupun beliau sendiri tidak mengerjakannya, karena kelemahannya. Bagaimana tidak gembira bila melihat
wanita-wanita di kalangan mereka itu saling berlomba dalam membaca Al-quran dan
menjaga amalan itu. Di sela-sela
kesibukan mereka dalam mengurusi rumah tangga, mereka masih dapat membaca
Al-Quran 15 sampai 20 juz setiap hari tanpa beban. Semoga Allah swt. dengan rahmat-Nya
menerima ini semua dan memberikan taufik kepada kita untuk lebih menambah amalannya.
HADITS KE 5 TENTANG FADHILA
RAMADHAN
Dari Abu Sa’id al Khudri ra. berkata,
Rasulullah saw. bersabda, “Setiap hari siang dan malam pada bula Ramadhan, Allah Tabaroka wa ta’ala membebaskan banyak sekali tahanan dari api
neraka. Dan bagi setiap orang Islam,
setiap hari siang dan malam ada satu doanya yang didterima.”
Penjelasan:
Banyak sekali riwayat yang menerangkan
tentang diterimanya doa orang yang berpuasa.
Dalam sebahagian riwayat dinyatakan bahwa ketika saat berbuka puasa doa
akan dikabulkan. Namun saat ini kita
begitu lalai, jangankan sempat untuk berdoa, membaca doa berbuka puasa saja
tidak ingat lagi. Di bawa ini adalah doa untuk berbuka puasa yang terkenal.
“Allahumma laka sumtu wa bika
amantu watawakkaltu wa’ala rizqika apartu.”
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku
berpuasa, kepada-Mua aku beriman, dan kepada-Mu aku bertawakkal (berserah diri) dan aku berbukan dengan rezeki
yang datang dari-Mu.”
Tulisan ini dikutip dari buku berjudul FADHAIL A’MAL (keuntungan
beramal) karya Maulana Muhammad Zakariyya Al kandhalawi rah. a. Seorang ulam
yang berasal dari India.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar