This is myblog
Sabtu, 16 Februari 2019
Minggu, 10 Februari 2019
Jangan Bersedih Karena Hari-hari itu Akan Berputar
Jangan bersedih jika hari-hari ini anda kalah karena hari-hari itu akan berputar. Barangkali kemenangan akan menghampiri mu tak lama lagi. Dalam sekejap mata Allah mampu mengubah, satu keadaan ke keadaan lainnya.
Renungkan lah apa yang menimpa Rasulullah Saw. dan para sahabatnya di Mekkah.Bagaimana beliau diusir dari Mekkah dan berkata dalam keadaan menangis, Demi Allah! Sesungguhnya engkau adalah negeri yang paling dicintai Allah dan paling dicintai Rasullullah. Jika bukan karena kaummu mengeluarkanku darimu, saya tidak saya tidak akan keluar.
Itu terjadi hanya beberapa tahun, kemudian nabi Saw. kembali ke Mekkah untuk menaklukkannya pada peristiwa penaklukan Mekkah. Pada hari ini, Bilal yang batu besar pernah diletakkan di atas dadanya dan diazab-datang. Pada hari itu dia naik ke atas Ka'bah untuk mengumandangkan adzan di hadapan pembesar-pembesar Quraisy. Tidak ada seorang pun yang berani berkomentar.
Jangan sedih bila hari ini anda fakir. Mudah-mudahan Allah menjadikan kamu kaya di dunia dengan karunia Nya. Jika tidak, Anda akan melupakan semua kefakiran dan musibah ketika pertama kali melangkah ke surga. Kemudian Allah akan menggantikan kesedihanmu dengan kenikmatan yang belum pernah didengar oleh mata dan dilihat oleh pandangan mata, serta tidak pernah terlintas di hati manusia.
Jangan bersedih jika anda sakit, besok Allah akan memberikanmu dengan kesehatan dan kesembuhan. Jika anda tidak menemukan kesembuhan kelak engkau akan mendapatkan pahala yang besar yang pernah terlintas dalam hati manusia. "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (39): 10).
Diriwayatkan bahwa Ahmad bin Hambal Rahmatullah 'alaih mengunjungi Baqi' bin Muhammad ketika sakit, lalu dia berkata kepadanya, Wahai Abu Abdurrahman! Saya memberimu Khabar gembira dengan balasan Allah. Hari-hari sehat yang tidak ada sakitnya dan hari-hari sakit yang tidak ada sehstnyy."
Artinya, hari-hari sehat ketika penyakit tidak merisaukan sehingga tekad manusia menjadi kuat, harapan-harapannya menjadi banyak dan keinginannya menjadi kokoh. Hari-hari sakit ketika kesehatan merisaukan fikiran, sehingga melemahkan harapannya di dalam jiwa, menekan keinginannya dan berkuasanya putus asa.
Perkataan Imam Ahmad dikutip dari firman Allah: "Dan jika kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari kami, kemudian Rahmat itu kami cabut darinya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih. Dan jika kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata
Sabtu, 22 Desember 2018
SEKILAS CERITA KHADIJAH RADHIYALLAHU 'ANHA

Minggu, 05 November 2017
Pembaca dan Pendengar Al Quran Mempunyai Keutamaan Tersendiri
Dari Abu Hurairoh Radhiyallahu, baginda Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa mendengar satu ayat dari kitab Allah, maka akan ditulis baginya satu kebaikan yang dilipatgandakan. Barangsiapa membacanya, maka baginya nur pada hari kiamat." (H.R.Ahmad)
Faidah
Meskipun para muhaditsin mempermasalahkan sanad hadits diatas, namun dari segi isinya hadits tersebut banyak didukung oleh riwayat-riwayat lain nya yang menyatakan bahwa mendengar tilawat Al Quran berpahala sangat besar. Bahkan ada yang mau menyebut kan bahwa mendengar nya lebih baik dari membaca nya. Ibnu Mas'ud Radhiyallahu 'anhu berkata, "Suatu ketika, Baginda Rasulullah saw. duduk diatas mimbar, beliau bersabda,'Bacakanlah Al Quran untukku. Saya menjawab, Ya Rasulullah, bukankah Al quran diturunkan atas Engkau. Mengapa saya yang membaca nya untuk engkau?'beliau bersabda, 'Hati ku ingin mendengar nya,' Lalu Ibnu Mas'ud Radhiyallahu 'anhu membacakannya pada Baginda Rasulullah saw, dan terlihat air mata beliau berlinang linang.
Suatu ketika, Salim Radhiyallahu 'anhu, hamba sahaya yang telah dimerdekakan oleh Abi Hudzaifah Radhiyallahu 'anhu, membaca Al quran dan Baginda Rasulullah saw berdiri lama disampingnya mendengarkan bacaannya. Beliau juga pernah mendengarkan bacaan Al quran dari Abu Musa Al-Asy'ari Radhiyallahu 'anhu dan memuji bacaannya.
Rabu, 31 Mei 2017
Fadhilah Ramadhan
Dari Ubadah bin Shamit r.a. sesungguhnya pada suatu hari ketika Ramadhan hampir tiba Rasulullah saw. bersabda. Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, dimana Allah melimpahkan keberkahan, menurunkan rahmat dan mengampuni dosa-dosamu, menerima doa-doa mu, melihat atas perlombaan kamu (dalam kebaikan) dan membanggakan kamu dihadapan para malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah swt. kebaikanmu. Sesungguhnya, orang yang celaka adalah dia yang terhalang dari rahmat Allah pada bulan ini.” (Hr. Thabrani)
