Dari Abu Hurairoh Radhiyallahu, baginda Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa mendengar satu ayat dari kitab Allah, maka akan ditulis baginya satu kebaikan yang dilipatgandakan. Barangsiapa membacanya, maka baginya nur pada hari kiamat." (H.R.Ahmad)
Faidah
Meskipun para muhaditsin mempermasalahkan sanad hadits diatas, namun dari segi isinya hadits tersebut banyak didukung oleh riwayat-riwayat lain nya yang menyatakan bahwa mendengar tilawat Al Quran berpahala sangat besar. Bahkan ada yang mau menyebut kan bahwa mendengar nya lebih baik dari membaca nya. Ibnu Mas'ud Radhiyallahu 'anhu berkata, "Suatu ketika, Baginda Rasulullah saw. duduk diatas mimbar, beliau bersabda,'Bacakanlah Al Quran untukku. Saya menjawab, Ya Rasulullah, bukankah Al quran diturunkan atas Engkau. Mengapa saya yang membaca nya untuk engkau?'beliau bersabda, 'Hati ku ingin mendengar nya,' Lalu Ibnu Mas'ud Radhiyallahu 'anhu membacakannya pada Baginda Rasulullah saw, dan terlihat air mata beliau berlinang linang.
Suatu ketika, Salim Radhiyallahu 'anhu, hamba sahaya yang telah dimerdekakan oleh Abi Hudzaifah Radhiyallahu 'anhu, membaca Al quran dan Baginda Rasulullah saw berdiri lama disampingnya mendengarkan bacaannya. Beliau juga pernah mendengarkan bacaan Al quran dari Abu Musa Al-Asy'ari Radhiyallahu 'anhu dan memuji bacaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar