Sabtu, 16 Agustus 2014

ALLAH ZAT YANG MAHA PENCIPTA

Allah adalah zat yang maha pencipta, tujuh petala langit dan tujuh petala bumi ada dalam genggamannya tak terkecuali sedikitpun. Dan kita manusia adalah makhluk kebanggan Allah yang diberinya amanah untuk memakmurkan bumi ini dan menjalankan semua perintahnya dan jauhkan semua larangannya. Amanah ini sangat berat. ketika bumi dan langit dipanggil Allah, dan ditawarkan kepada keduanya mereka menolak. Karena bila mampu memikulnya akan mendapat pahala dan bila tak sanggup akan mendapatkan azab.

Dan ketika ditawarkan kepada manusia, mnanusia menerimanya walaupun mereka banyak yang melanggarnya. Sesungguhnya Allah yang telah menciptakan alam semesta ini (dunia) ini adalah untuk manusia dan Allah ciptakan manusia untuk berkhidmat kepada-Nya. Namun sekarang menjadi kebalikannya, manusia justru berkhidmat kepada dunia bukan kepada Allah dengan kata lain manusia telah menjadi hamba dunia bukan menjadi hamba Allah. Manusia telah menjadikan dunia sebagai tuannya dan manusia telah diperbudaki oleh dunia, siang dan malam mereka kejar dunia kaki jadi kepala kepala jadi kaki hingga ketika maut datang menjemput ia masih dalam suasana mengejar dan cinta dunia hingga tak siap dengan bekal.

Wahai manusia, hari ini kau cari dunia dengan mengejar harta. Ingatlah, bila harta yang akan membuatmu bahagia, tentunya Qorunlah orang yang paling bahagia di dunia ini. Namun sebaliknya dia termasuk dalam golongan orang yang dilaknat di dunia dan di akherat. Di belakang namanya ada gelar LAKNATULLAHALAIH (laknat Allah atanya).

Wahai manusia, hari ini kau cari kekuasaan, kau kejar mati-matian, Ingatlah, bila kekuasaan yang membuatmu bahagia, tentunya  Firaun lah orang yang bahagia, namun sebaliknya Firaunlah yang dilaknat Allah. Sehingga iapun mendapatkan gelar yang satu ini Firaun laknatullahalai.  

Di manakah letak kebahagiaan yang sebenarnya? Kebahagiaan itu terletak di dalam agamnya Allah.  Taat perintah Allah dan ikut sunnah Nabiny-Nya, Muhammad saw.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar