Sabtu, 16 Agustus 2014

SAHABAT YANG MEMBAYAR LEBIH ZAKAT UNTANYA

Ubay bin Kaab bercerita suatu hari rasulullah pernah menyuruh saya bertugas mengumpulkan zakat di suatu daerah. Sayapun pergi menemui seseorang di daerah itu dan meminta keterangan tentang harta miliknya. Setelah minta keterangan darinya sayapun berkesimpulan bahwa dia telah wajib membayar zakat dengan seekor anak unta yang berusia satu tahun. Setelah i diberitahu tentang hal itu iapun berkata,"Apagunanya anak unta yang baru berusia setahun. Engkau tak dapat menunggang dan mengambil susunya. Aku mempunyai seekor unta betina dewasa ambillah unta betina itu sebagai gantinya.
 Akupun menjawab,"Tugas yang dipikulkan kepadasku tidak membenarkan aku mengambil lebih dari yang telah ditetapkan. Sekarang Rasulullah sedang dalam perjalanandan saya akan datang menghadapnya serta memberitahu akan hal ini. Seandainya beliau akan senang hati menerimanya aku akanpun akan menerimanya. Sebaliknya bila beliau keberatan , maka akupun tidak akan menerimanya." Kemudian orang itupun membawa seekor unta betinanya kepada Nabi s.a.w dan mionta nasehat kepada beliau seraya berkata.""wahai Rasulullah wakilmu telah datang kepadaku untuk mengumpulkan zakat.Demi Allah! Sesungguhnya aku belum pernah mendapatkan kesempatan yang sangat berharga ini, yaitu membayar sesuatru kepada rasullullah s.a.w atau wakilnyha. Oleh karena itu aku telah menghitung seluruh hartaku dan aku telah memberitahukannya kepada wakilmu. Wakil itu memutuskan agar aku membayar seekor unta berusia 1 tahun. Wahai Rasulullah! Unta seusia itu belum dapat dimanfaatkan. Ia tidak dapat mengeluarkan susu dan memikul barang. oleh karena itu aku usulkan agar Rasulullah terima unta betina dewasa yang bagus ini sebagai gantinya, tapi sayangnya, wakilmu menolaknya tanpa izinmu. Sekarang aku datang menemuimu dengan membawa unta betina itu." Rasulullah s.a.w bersabda, "Memang benar, hanya sekedar itulah yang harus dikeluarkan olehmu sebagaimana yang telah ditetapkan wakilku, tetapi jika kamu sanggup memberi lebih dari apa yang telah ditetapkan, itu akan diterima." Orang itu kemudian menyerahkan unta betina itu kepada Rasulullah s.a.w dan beliaupun menerimanya serta mendoakan keberkahan untuk orang tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar